Dia Kami Beri Nama Mohammad Alfahim Aliyandra

Maret 06, 2018



Sebenarnya mau mengisi blog ini dengan info seputar pengalaman parenting mengasuh Fahim dan tulisan tentang pengalaman teman yang saya ulas lagi, tapi jika tidak diceritakan dari awal rasanya kurang ya. Jadi saya mau flashback sedikit tentang bagaimana kehidupan saya sebelum ada Fahim. Saya dan suami (Baghendra) menikah 10 Desember 2016. Sebelum menikah saya tinggal di Pekanbaru. Saya memang asli Pekanbaru dan orang tua tinggal di sana sampai sekarang yang alhamdulillah masih lengkap. Saya dan suami sebelumnya kenal di Kampus Universitas Padjadjaran, saya pun sempat kerja di Jakarta setelah lulus, akhirnya kami menjalani LDR saat saya memutuskan pulang ke Pekanbaru.

Singkat cerita, setelah menikah saya pun harus pindah ikut suami tinggal di Bekasi. Berhenti kerja dan benar-benar memulai kehidupan baru, status baru dan lingkungan baru. Sempat galau meninggalkan keluarga di Pekanbaru, sampai saat ini juga suka sedih karena saya adalah satu-satunya anak mama papa yang tinggal berjauhan, sedangkan 3 kakak saya tinggal di sana. Tapi sekali lagi, jalan hidup orang tidak ada yang tahu, semua Allah yang mengaturkan. 

Tidak berapa lama setelah menikah saya pun hamil. Kalau tidak salah saya tahu hamil sekitar awal Januari, saat saya baru saja pindah ke Bekasi dan masih tinggal di rumah mertua. Tanpa diduga, Allah beri rezeki secepat itu, saya benar-benar merasakan Allah maha baik untuk saya dan suami. 

Menjalani 9 bulan proses kehamilan, Alhamdulillah tidak ada kesulitan yang berarti, saya cuma ingat bahwa pernah mengeluh pusing dan harus bedrest selama 2 minggu karena Hb saya rendah dan saya harus mulai mengonsumsi makanan-makanan penambah darah dan juga vitamin penambah darah dari Bidan sampai melahirkan. 

Alhamdulillah, tepat 15 September 2017, Mohammad Alfahim Aliyandra lahir. Kami beri nama dia Alfahim yang berarti Seseorang yang memahami. Terseliplah doa, agar Fahim kelak bisa menjadi sosok yang selalu paham/pengertian dan mencontoh Baginda Rasulullah dan Ali Bin Abi Thalib (Ali-Yandra). Yandra adalah gabungan nama saya dan suami. Dan sekarang anaknya sudah 5.5 bulan dan bersiap MPASI. Bundanya baru ngeh harus terus produktif walaupun hari-harinya disibukkan dengan main dan mencintai Fahim. 

Begitulah ya kira-kira perjalanan saya hingga akhirnya saya bisa dititipkan Fahim oleh Allah, semoga saya bisa terus menjaga amanah Allah dan bisa terus konsisten berbagi informasi yang bermanfaat tentang pengalaman saya bermain dan mencintai Fahim. Tidak lupa juga nantinya saya akan menulis ulang pengalaman teman-teman saya hasil obrolan ringan yang sipaa tahu bisa menjadi inspirasi bagi orang lain. Doakan semoga istiqomah ya.. Insyaallah

You Might Also Like

0 komentar

Popular Posts

Like us on Facebook

Most Popular